Kedaulatan Adat, Masa Depan Bangsa: Masyarakat Adat Pimpin Cetak Biru Nasional dari Tanah Leluhur
Di tengah desakan pembangunan dan tantangan global, sebuah pergeseran paradigma penting sedang terjadi: Masyarakat Adat tak lagi sekadar objek, melainkan subjek utama yang aktif mengukir cetak biru pembangunan nasional di tanah mereka sendiri. Dari hutan, gunung, hingga pesisir, suara dan kearifan mereka menjadi fondasi strategis untuk masa depan bangsa yang berkelanjutan.
Selama ini, pembangunan seringkali diinisiasi dari pusat, kadang mengabaikan konteks lokal dan hak-hak Masyarakat Adat. Namun, kini, dengan semakin kuatnya pengakuan terhadap hak ulayat dan kearifan lokal, Masyarakat Adat tampil ke depan. Mereka mendesak agar rencana-rencana strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam, konservasi lingkungan, hingga pengembangan ekonomi, harus berakar pada pengetahuan dan praktik adat yang telah terbukti lestari selama berabad-abad.
Cetak biru yang mereka dorong bukan sekadar untuk kepentingan kelompok semata, melainkan visi komprehensif yang membawa manfaat nasional. Ini mencakup model pengelolaan hutan lestari yang berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, sistem pertanian adaptif yang menjamin ketahanan pangan, hingga pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang adil dan inklusif. Mereka menawarkan solusi konkret terhadap krisis iklim, kemiskinan, dan ketimpangan, yang seringkali luput dari pendekatan pembangunan konvensional.
Partisipasi aktif Masyarakat Adat dalam merumuskan cetak biru nasional di tanah mereka adalah kunci. Ini bukan hanya tentang keadilan dan pemenuhan hak, tetapi juga tentang pengayaan visi pembangunan Indonesia itu sendiri. Dengan menggabungkan kearifan lokal yang mendalam dengan target-target nasional, kita dapat menciptakan pembangunan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya, menjaga harmoni dengan alam, dan menciptakan masa depan yang benar-benar berkelanjutan untuk seluruh generasi.
