Hanya saja, meskipun menjadi bedak terkecil di dunia, ternyata harga dari bedak ini tidak murah. Nyaris Rp100 ribu dan sejajar dengan banderol harga cushion.
“Harganya enggak murah loh, sekecil ini Rp90 ribuan,” jelas Amanda.
Rupanya, Amanda sempat menggunakan produk bedak dari Charlotte Tilbury tersebut dalam ukuran normal. Sehingga diperlihatkan perbandingan ukurannya yang cukup terpaut jauh.
“Ini perbandingannya full size dan mini size,” terangnya.
Ketika diaplikasikan, diakui Amanda ada banyak kesulitan dihadapi. Puff mini membuatnya hanya cukup untuk satu jari. Demikian juga dengan kemasan bedaknya yang mungil.
Cermin pada kemasan bedak pun tidak menolong karena saking mungilnya, tidak bisa memperlihatkan wajah pengguna sama sekali.
“Jujur susah, karena cuma muat satu jari doang. Kita tap, tap. Aku akan pakai cerminnya, jujur cerminnya kecil banget,” terangnya.
Merasa lelah, Amanda lantas mengganti puff mini dengan brush untuk aplikasi produk. Sebagai kesimpulan, ternyata bedak in adalah setting powder.
Artinya, produk ini digunakan untuk mengunci makeup agar lebih tahan lama. Sehingga harus tetap memakai bedak lainnya.
“Jujur capek, karena aku enggak sabaran aku akan pakai brush.” jelas Amanda.
“Jadi, bedak ini cuma buat di set doang (setting powder),” pungkasnya.