Sorong Bersepeda, Sorong Berhati: Komunitas Roda Dua Penggerak Kesadaran Kawasan
Kota Sorong, gerbang timur Indonesia yang terus berdenyut, tak hanya dikenal dengan pesatnya pembangunan dan keindahan alamnya. Di balik hiruk pikuknya, ada sebuah gerakan yang melaju pelan namun pasti: komunitas sepeda. Lebih dari sekadar hobi atau olahraga, mereka adalah penggerak "Kesadaran Kawasan" yang unik dan inspiratif.
Bagi para pesepeda Sorong, setiap kayuhan pedal adalah sebuah observasi mendalam. Mereka bukan hanya melihat jalanan, tetapi merasakan denyut kota. Mereka menyaksikan langsung tantangan urban seperti penumpukan sampah, kondisi infrastruktur, hingga kepadatan lalu lintas. Namun, di saat yang sama, mereka juga menjadi saksi mata keindahan tersembunyi Sorong – pesisir yang memukau, perbukitan hijau, hingga keramahan masyarakat lokal yang beragam.
Dari observasi inilah lahir ‘Kesadaran Kawasan’ yang mendalam. Komunitas sepeda di Sorong tidak hanya mengeluh, tetapi bertindak. Mereka aktif menyuarakan pentingnya kebersihan lingkungan, mengadvokasi jalur sepeda yang aman, serta mendukung gerakan penghijauan. Seringkali, kegiatan mereka tidak hanya sebatas gowes, melainkan juga aksi bersih-bersih spontan di titik-titik yang mereka lewati. Mereka juga menjadi duta tak resmi yang mempromosikan potensi wisata lokal dan budaya Sorong kepada dunia luar, satu kayuhan pada satu waktu.
Komunitas sepeda Sorong membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi medium yang kuat untuk membangun kepedulian. Mereka adalah cerminan semangat "dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat" dalam konteks pelestarian dan pengembangan kota. Di setiap putaran roda, mereka tidak hanya menempuh jarak, tetapi juga menanamkan benih harapan dan kesadaran akan pentingnya menjaga dan mencintai kawasan yang mereka sehidupi.
