Mengayuh untuk Sorong: Komunitas Sepeda sebagai Pelopor Kesadaran Kawasan
Di tengah hiruk-pikuk Sorong, kota gerbang menuju keindahan Raja Ampat, muncul sebuah gerakan yang tak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang cinta terhadap tanah air dan lingkungan. Komunitas sepeda di kota ini tak sekadar mengayuh pedal; mereka adalah pelopor kesadaran kawasan.
Bersepeda memberi mereka perspektif unik. Mereka melihat langsung keindahan alam Papua Barat Daya yang asri, merasakan udara segar, namun juga tak jarang menyaksikan tantangan seperti sampah yang berserakan atau potensi kerusakan lingkungan. Pengalaman inilah yang memupuk rasa kepemilikan dan tanggung jawab.
Lebih dari sekadar gowes rutin, komunitas ini seringkali menyisipkan agenda edukatif. Mereka mengadakan aksi bersih-bersih di area publik, pesisir pantai, atau jalur sepeda yang sering dilewati. Melalui interaksi dengan masyarakat, mereka menyebarkan pesan pentingnya menjaga kebersihan, melestarikan ekosistem, dan mendukung pariwisata berkelanjutan yang menjadi tulang punggung ekonomi Sorong.
Kehadiran komunitas sepeda ini memberikan nafas segar bagi Sorong. Mereka menjadi duta lingkungan berjalan, menginspirasi warga lain untuk lebih peduli. Setiap putaran pedal mereka bukan hanya membakar kalori, tetapi juga menumbuhkan benih-benih kesadaran yang perlahan tapi pasti membentuk karakter kota yang lebih bersih, hijau, dan bertanggung jawab.
Komunitas sepeda di Sorong membuktikan bahwa hobi dapat bersinergi dengan misi mulia. Mereka adalah bukti nyata kekuatan komunitas dalam mendorong perubahan positif, menjadikan Sorong bukan hanya kota gerbang yang indah, tetapi juga kota yang sadar akan nilai dan kelestarian kawasannya.
