Agresi Adat Pop Korea Ubah Pola Makan Anak muda

Dari Panggung ke Piring: Bagaimana K-Pop Membentuk Selera Makan Generasi Muda

Gelombang Hallyu, atau Demam Korea, telah menyapu dunia dengan kekuatan yang luar biasa. Tidak hanya musik dan fashion, pengaruh K-Pop kini merambah hingga ke aspek kehidupan sehari-hari, termasuk pola makan generasi muda. Dari layar ponsel hingga meja makan, idola-idola Korea secara tidak langsung telah menjadi "influencer" gaya hidup yang dominan.

Citra Idola dan Aspirasi Tubuh Ideal
Visual para idola K-Pop yang langsing dan bugar seringkali menjadi standar kecantikan yang diidamkan. Hal ini memicu keinginan anak muda untuk meniru pola diet atau gaya hidup sehat (dan terkadang ekstrem) yang mereka lihat. Selain itu, konten seperti mukbang (acara makan) yang menampilkan idola menikmati berbagai hidangan, atau adegan makan dalam drama Korea, turut memperkenalkan jenis makanan dan cara menikmatinya.

Demam Kuliner Korea
Dampak paling nyata adalah melonjaknya popularitas masakan Korea. Anak muda kini akrab dengan kimchi, tteokbokki, ramyeon, bibimbap, dan jajanan pinggir jalan ala Korea. Mereka tidak hanya mencoba, tetapi juga mencari dan mengonsumsi makanan tersebut secara rutin, bahkan mencoba membuatnya sendiri. Ini mengubah preferensi rasa dan keragaman menu yang mereka pilih sehari-hari. Restoran Korea menjamur, dan produk makanan instan Korea laris manis di pasaran lokal.

Dua Sisi Mata Uang
Fenomena ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, K-Pop memperkenalkan keragaman kuliner dan mungkin mendorong konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran fermentasi. Namun, di sisi lain, ada risiko terjerumus pada diet ketat yang tidak sehat demi mencapai standar tubuh idola, atau konsumsi berlebihan makanan instan dan tinggi kalori yang sering ditampilkan dalam drama.

K-Pop telah membuktikan diri sebagai kekuatan budaya yang mampu membentuk tren global, bahkan hingga ke piring makan kita. Penting bagi generasi muda untuk menikmati budaya ini dengan bijak, memfilter informasi, dan tetap memprioritaskan kesehatan serta keseimbangan gizi dalam pola makan mereka.

Exit mobile version