Akses Internet Lemas Hambat Perkembangan Pendidikan di Kawasan Terasing

Internet Lemah, Mimpi Pendidikan Terkubur: Realita Pelosok Negeri

Di tengah gempuran era digital, akses internet bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar. Namun, di banyak kawasan terasing, koneksi internet yang "lemas" menjelma menjadi tembok penghalang kokoh bagi kemajuan pendidikan, mengancam masa depan generasi muda di pelosok.

Siswa di pelosok kesulitan mengakses sumber belajar daring, seperti e-book, video edukasi, atau platform pembelajaran interaktif. Riset untuk tugas menjadi mustahil, dan mereka tertinggal jauh dari rekan-rekan di kota yang berlimpah informasi. Kesenjangan digital ini menciptakan jurang kualitas yang semakin dalam.

Bukan hanya siswa, para guru pun merasakan dampaknya. Mereka sulit memperbarui metode pengajaran, mengikuti pelatihan daring, atau mengakses materi ajar terbaru. Implementasi pembelajaran jarak jauh, yang krusial di masa kini, nyaris mustahil dilakukan secara efektif. Administrasi sekolah berbasis digital pun tersendat, memperlambat birokrasi dan efisiensi.

Akses internet yang lambat di kawasan terasing bukan hanya masalah teknis, melainkan isu keadilan sosial dan masa depan bangsa. Tanpa infrastruktur digital yang merata, potensi generasi muda di pelosok akan terus terkubur, impian mereka untuk bersaing di panggung global akan tetap menjadi angan. Pemerataan akses internet cepat adalah investasi krusial untuk membuka gerbang ilmu dan memajukan pendidikan di seluruh penjuru negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *