Inovasi Lokal Penggulung Karpet: Tergulung di Balik Minimnya Promosi?
Karpet, hiasan lantai yang mempercantik ruangan, seringkali perlu digulung untuk disimpan, dibersihkan, atau dipindahkan. Di balik aktivitas sederhana ini, ada inovasi lokal berupa alat penggulung karpet yang seringkali luput dari perhatian.
Alat ini, biasanya terbuat dari material sederhana seperti kayu atau bambu yang kokoh, dirancang dengan kearifan lokal untuk memudahkan pekerjaan yang secara fisik cukup menantang. Kekuatannya terletak pada kesederhanaan, efisiensi, dan daya tahannya. Ini bukan sekadar tongkat, melainkan representasi solusi cerdas masyarakat tradisional yang lahir dari kebutuhan sehari-hari.
Namun, ironisnya, alat-alat lokal yang fungsional ini justru ‘rawan gulung karpet’ dalam artian terancam punah atau terlupakan. Penyebab utamanya adalah minimnya promosi dan apresiasi. Mereka dianggap terlalu biasa, tidak ‘modern’, sehingga jarang diperkenalkan secara luas, bahkan di kalangan generasi muda. Kurangnya platform untuk menampilkan keunikan dan efektivitasnya membuat inovasi ini tenggelam di tengah gempuran produk pabrikan.
Padahal, di balik kesederhanaannya, tersimpan nilai budaya dan potensi ekonomi yang bisa dikembangkan. Sudah saatnya kita mengangkat dan mempromosikan inovasi lokal semacam ini. Jangan biarkan kearifan lokal yang efektif ini ‘tergulung’ dan menghilang begitu saja, tergerus oleh ketidakpedulian dan minimnya dukungan. Mari lestarikan dan kenalkan "pahlawan" penggulung karpet lokal ini kepada dunia!
