Kota Terkotor di Indonesia: Daftar Tahun Ini Diluncurkan

Ketika Kebersihan Dipertanyakan: Mengintip Potret Kota-Kota dengan Tantangan Lingkungan Terberat di Indonesia

Isu kebersihan kota selalu menjadi sorotan, memicu rasa ingin tahu masyarakat tentang kota mana saja yang masih berjuang mengatasi masalah sampah dan sanitasi. Setiap tahun, perhatian publik tertuju pada kondisi lingkungan perkotaan, seiring dengan upaya pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kota yang bersih dan sehat.

Daftar "Terkotor": Sebuah Refleksi Kinerja Lingkungan

Perlu dipahami, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memang rutin melakukan evaluasi kinerja lingkungan daerah, namun daftar "kota terkotor" secara spesifik seperti "daftar kota terbersih" (Adipura) jarang dipublikasikan secara langsung untuk menghindari stigmatisasi. Kendati demikian, laporan dan data menunjukkan adanya kota-kota yang menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, sanitasi, dan kualitas lingkungan secara umum.

Indikator utama yang sering menjadi sorotan meliputi:

  1. Volume Sampah yang Tidak Terkelola: Rendahnya tingkat daur ulang dan pemilahan, serta penumpukan sampah di tempat-tempat tidak semestinya.
  2. Sistem Drainase dan Sanitasi: Buruknya saluran air yang menyebabkan banjir dan genangan limbah, serta fasilitas sanitasi yang tidak memadai di permukiman padat.
  3. Kualitas Udara dan Air: Tingginya tingkat polusi dari kendaraan bermotor atau limbah industri/rumah tangga.
  4. Kesadaran Masyarakat: Rendahnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Bukan Sekadar Peringkat, Tapi Panggilan Bertindak

Alih-alih fokus pada siapa yang "terkotor," esensi dari isu ini adalah bagaimana setiap kota dapat terus berbenah. Dampak dari kebersihan yang buruk sangat nyata: risiko kesehatan meningkat, kualitas hidup menurun, dan citra kota tercoreng.

Ini adalah tugas kolektif. Pemerintah daerah dituntut untuk memiliki kebijakan pengelolaan sampah yang efektif, infrastruktur sanitasi yang memadai, dan regulasi yang ketat. Sementara itu, masyarakat memegang peran kunci melalui perubahan perilaku, mulai dari memilah sampah di rumah hingga tidak membuang sampah sembarangan.

Dengan kolaborasi dan komitmen kuat dari semua pihak, setiap kota di Indonesia memiliki potensi untuk bangkit dan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni. Tantangan ini adalah cerminan kita bersama, dan solusinya pun harus dari kita semua.

Exit mobile version