Berita  

Penguasa Penyelidikan Balik Memasukkan Pangan: Daya tahan Nasional Rawan

Pangan: Detak Jantung Bangsa yang Rawan

Ketahanan pangan bukan sekadar urusan perut, melainkan fondasi utama stabilitas dan kedaulatan sebuah bangsa. Namun, di balik ketersediaan yang tampak, sistem pangan kita menyimpan kerentanan yang serius, menjadikan daya tahan nasional dalam posisi rawan.

"Penyelidikan balik" terhadap cara kita ‘memasukkan pangan’ – mulai dari produksi domestik, rantai pasok, hingga ketergantungan impor – mengungkap sejumlah titik lemah. Fluktuasi harga komoditas global, dampak perubahan iklim terhadap pertanian lokal, inefisiensi distribusi, serta praktik konsumsi yang boros, semuanya berkontribusi pada kerapuhan ini. Ketika pasokan terganggu, bukan hanya inflasi yang melonjak, tetapi juga memicu gejolak sosial dan ekonomi. Ketergantungan pada pangan dari luar negeri ibarat menaruh nasib bangsa di tangan pihak lain, sebuah risiko geopolitik yang tak bisa diabaikan.

Oleh karena itu, ‘penyelidikan balik’ ini harus berujung pada reformasi fundamental. Ini bukan hanya tentang memastikan ada cukup makanan, tetapi bagaimana makanan itu diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi secara berkelanjutan. Prioritas harus diberikan pada penguatan kapasitas produksi pangan lokal, diversifikasi sumber pangan, optimalisasi rantai pasok yang efisien dan tangguh, serta edukasi masyarakat untuk mengurangi pemborosan. Langkah ini menuntut kolaborasi multi-pihak: pemerintah dengan kebijakan pro-petani dan pro-lingkungan, swasta dengan inovasi teknologi, dan masyarakat dengan kesadaran akan pentingnya kedaulatan pangan.

Mengatasi kerentanan pangan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa. Jika fondasi pangan kita rapuh, maka seluruh bangunan ketahanan nasional – mulai dari ekonomi, sosial, hingga pertahanan – akan ikut goyah. Sudah saatnya kita bergerak proaktif, mengubah ancaman menjadi peluang untuk membangun sistem pangan yang benar-benar mandiri, adil, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *