Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hits

Tolak pinangan majikan padahal dikasih mahar puluhan hektar perkebunan, begini nasib Anggun si TKW Hongkong sekarang

34
×

Tolak pinangan majikan padahal dikasih mahar puluhan hektar perkebunan, begini nasib Anggun si TKW Hongkong sekarang

Share this article
Nasib Anggun TKW Hong Kong usai tolak pinangan majikan dengan mahar puluhan hektar perkebunan (Foto ilustrasi pexels dan tangkapan layar YouTube Anggun Risdiana)
Example 468x60

Portalika.ID – Anggun Risdiana atau yang akrab disapa Anggun merupakan seorang TKW Hong Kong yang aktif membagikan aktivitas kesehariannya di kanal YouTube pribadinya.

Suatu hari, Anggun bercerita bahwa dirinya pernah dipinang oleh sang majikan saat menjadi TKW di Taiwan.

Example 300x600

Sang majikan memiliki tiga orang anak. Anggun sang TKW ingin dijodohkan dengan anak bungsunya yang usianya masih muda.

“Aku sama majikanku itu, sama bos cowok sama ceweknya dibilang kamu disini aja nikah sama anak aku. Aku dijodohin sama anak majikanku,” cerita Anggun, dikutip dari YouTube Anggun Risdiana pada 31 Mei 2024.

Anggun yang pada saat itu masih berusia 20 tahun tidak pernah terpikirkan untuk mendapatkan suami yang berasal dari luar negeri, apalagi majikan sendiri.

Oleh sebab itu, dia menolak pinangan sang majikan karena bagi dia, hidup bersama keluarga di Indonesia adalah hal penting dalam hidupnya.

“Bukan gimana-gimana , tapi menurutku secara kasarnya ya, aku gak ada cita-cita nikah sama orang luar negeri,” kata Anggun .

Tak terima pinangannya ditolak, sang majikan lalu menawarkan mahar berupa puluhan hektar perkebunan.

Sekedar informasi bahwa majikannya merupakan orang kaya yang memiliki lahan perkebunan sangat luas.

“Nah itu ibunya bilang, Nanti kan kalau nikah sama anakku kamu tuh dikasih perkebunan berhektar-hektar. Emang ini juragan ini, kebunnya tuh luas banget,” ujarnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *