Aksi Perdagangan Binatang Buas Sedang Populer di Pasar Gulita Gelap

Jerat Gulita: Ketika Satwa Liar Jadi Komoditas Pasar Gelap

Di balik gemerlap dunia, ada pasar gelap yang memperdagangkan nyawa satwa liar. Aksi perdagangan binatang buas kini semakin populer di pasar gulita yang sulit terjamah, didorong oleh daya tarik eksotisme, status sosial, atau kepercayaan mistis, serta keuntungan finansial yang menggiurkan.

Dari primata langka, reptil eksotis, hingga anak harimau, berbagai jenis satwa menjadi target perburuan. Prosesnya kejam, dimulai dari perburuan ilegal yang merusak habitat, penyiksaan selama transportasi, hingga penjualan rahasia baik secara fisik maupun melalui platform online tersembunyi. Banyak satwa mati dalam perjalanan atau menderita di penangkaran yang tidak layak.

Dampak perdagangan ini mengerikan: mengancam kelestarian spesies hingga ambang kepunahan, merusak ekosistem, dan mengurangi keanekaragaman hayati global. Selain itu, risiko penularan penyakit zoonosis (dari hewan ke manusia) juga meningkat.

Perdagangan satwa liar di pasar gelap bukan sekadar bisnis ilegal, tapi juga krisis moral dan ekologi yang serius. Penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran, menolak segala bentuk dukungan terhadap praktik kejam ini, dan mendukung upaya penegakan hukum demi masa depan satwa dan planet kita.

Exit mobile version